backlink matic

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 26 September 2010

Wanita Terpenting Nomor Dua Di Indonesia

Sri Mulyani Indrawati (lahir di Bandar Lampung, Lampung, 26 Agustus 1962; umur 47 tahun) adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini akan diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu.

Ia menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998. Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Sejak tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.[1] Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008[2] dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.[3]

Pendidikan
• Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia Jakarta, Indonesia. (1981 – 1986)
• Master of Science of Policy Economics di University of lllinois Urbana Champaign, U.S.A. (1988 – 1990)
• Ph.D. of Economics di University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A. (1990 – 1992)

Spesialisasi Penelitian
• Ekonomi Moneter dan Perbankan
• Ekonomi Tenaga Kerja

Pengalaman Kerja
• Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI), Juni 1998 – Sekarang
• Nara Sumber Sub Tim Perubahan UU Perbankan, Tim Reformasi Hukum – Departemen Kehakiman RI, Agustus 1998 s/d Maret 1999.
• Tim Penyelenggara Konsultan Ahli Badan Pembinaan Hukum Nasional Tahun 1999 – 2000, Kelompok Kerja Bidang Hukum Bisnis, Menteri Kehakiman Republik Indonesia, 15 Mei 1999 – Sekarang
• Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Keuangan dan Moneter, Departemen Keuangan RI, Juni 1998 s/d sekarang.
• Dewan Juri Lomba Karya Ilmiah Remaja LIPI-TVRI XXXI, Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kebudayaan dan Kemanusiaan, terhitung 1 April 1999 - Sekarang
• Redaktur Ahli Majalah bulanan Manajemen Usahawan Indonesia, Agustus 1998 – Sekarang
• Anggota Komisi Pembimbing mahasiswa S3 atas nama Sdr. Andrianto Widjaya NRP. 95507 Program Doktor (S3) Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian, Institute Pertanian Bogor, Juni 1998
• Ketua I Bidang Kebijakan Ekonomi Dalam dan Luar Negeri serta Kebijaksanaan Pembangunan, PP Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), 1996 – 2000
• Kepala Program Magister Perencanaan Kebijakan Publik-UI, 1996-Maret 1999
• Wakil Kepala Bidang Penelitian LPEM FEUI, Mei 1995 – Juni 1998
• Wakil Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan LPEM FEUI, 1993 – Mei 1995
• Research Associate, LPEM FEUI, 1992 – Sekarang
• Pengajar Program S1 & Program Extension FEUI, S2, S3, Magister Manajemen Universitas Indonesia, 1986 – Sekarang
• Anggota Kelompok Kerja – GATS Departemen Keuangan, RI 1995
• Anggota Kelompak Kerja Mobilitas Penduduk Menteri Negara Kependudukan – BKKBN, 1995
• Anggota Kelompok Kerja Mobilitas Penduduk, Asisten IV Menteri Negara Kependudukan, BKKBN, Mei – Desember 1995
• Staf Ahli Bidang Analisis Kebijaksanaan OTO-BAPPENAS, 1994 – 1995
• Asisten Profesor, University of lllinois at Urbana, Champaign, USA, 1990 – 1992
• Asisten Pengajar Fakultas Ekonomi – Universitas Indonesia, 1985 – 1986

Kegiatan Penelitian
• Research Demand for Housing, World Bank Project, 1986
• Kompetisi Perbankan di Jakarta/Indonesia, BNI 1946, 1987
• Study on Effects on Long-term Overseas Training on Indonesia Participant Trainees. OTO Bappenas – LPEM FEUI, 1998
• Penyusunan Study Dampak Ekonomi Sosial Kehutanan Indonesia . Departemen Kehutanan – LPEM FEUI, 1992
• Survei Pemasaran Pelumas Otomotif Indonesia. Pertamina – LPEM FEUI, 1993
• The Prospect of Automotive Market and Factors Affecting Consumer Behavior on Purchasing Car. PT. Toyota Astra – LPEM FEUI, 1994
• Inflasi di Indonesia : Fenomena Sisi Penawaran atau Permintaan atau keduanya. Kantor Menko Ekuwasbang – Bulog – LPEM FEUI, 1994
• Restrukturisasi Anggaran Daerah. Departemen Dalam Negeri – LPEM FEUI, 1995
• The Evaluation of Degree and non degree training – OTO Bappenas, 1995
• Fiscal Reform in Indonesia : History and Perspective, 1995
• Potensi Tabungan Pelajar DKI Jakarta. Bank Indonesia – LPEM FEUI, 1995
• Studi Rencana Kerja untuk Pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional, Departemen Pariwisata, Pos & Telekomunikasi – LPEM FEUI, 1996
• Interregional Input-Output (JICA Stage III), 1996
• Studi Kesiapan Industri Dalam Negeri Memasuki Era Perdagangan Bebas, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, LPEM FEUI, 1997
• Penyusunan Rancangan Repelita VII. Departemen Perindustrian dan Perdagangan , 1997
• Indonesia Economic Outlook 1998/1999. Indonesia Forum 1998
• Country Economic Review for Indonesia. Asian Development Bank, 1999

Publikasi
• Teori Moneter, Lembaga Penerbitan UI, 1986
• Measuring the Labour Supply effect of Income Taxation Using a Life Cycle Labour Supply Model : A Case of Indonesia (Disertasi), 1992
• A Dynamic Labour Supply Model for Developing Country : Consequences for Tax Policy (co author : Jane Leuthold) BEBR – University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A., 1992
• " Ekonom dan Masalah Lingkungan ", Kompas, 4 Desember 1992
• " Prospek dan Masalah Ekspor Indonesia", Suara Pembaharuan, April 1993
• The Cohort Approach of a life Cycle Labour Supply, EKI, Desember 1993
• " Tantangan Ekspor non Migas Indonesia ", DPE 1994
• "Perkembangan Ekonomi Sumber Daya Manusia – Proceding " Seminar LP3Y – Jogya, Dalam Sumber Daya Manusia dalam Pembangunan, 1995
• "Dilema Hutang Luar Negeri dan PMA", Warta Ekonomi 26, 1995
• "Prospek Ekonomi", Gramedia, 1995
• Tantangan Transpormasi Sumber Daya Manusia Indonesia Menghadapi Era Globalisasi" (co dengan Dr. Ninasapti Triaswati) dalam : Alumni FEUI dan Tantangan Masa Depan, Gramedia, 1995.
• "Liberalisasi dan Pemeratan dalam Liberalisasi Ekonomi, Pemerataan dan Kemiskinan, Tiara Wacana, 1995
• Tinjauan Triwulan Perekonomian (Sri Mulyani dan Thia Jasmania), Ekonomi Keuangan Indonesia, Januari – April 1995
• Performace of Indonesia State owned Enterprises, Seminar World Bank, April 1995
• "Ability to Pay minimum wage and Workers Condition in Indonesia", Seminar World Bank Seminar, April 1995.
• Workers in an integrating World, Discuss Panel World Development Report, 1995
• Mungkinkah Ekonomi Rakyat ? Diskusi Series Bali – Post – Ekonomi Rakyat, 25 November 1995
• "Tumbuh Tinggi dengan Uang Ketat", Warta Ekonomi , 5 Februari 1996
• Inpres 2/1996 dan Pembangunan Industri Nasional, Dialog Pembangunan CIDES, 28 Maret 1996"Kijang Tetap Jadi Pilihan", Jawa Pos, 29 Maret 1996
• "Sumber – sumber institusional dalam mewujudkan Demokrasi Ekonomi", Seminar Persadi, 18 Januari 1996
• "Indonesia : Sustaining Manufactured Export Growth", Seminar Bappenas – ADB, 11 April 1996
• Consistent Macroeconomic Development and its Limitation (Sri Mulyani dan Ari Kuncoro), Indonesia Economy Toward The Twenty First Century – IDE 1996
• "Menggantung Harapan pada Tax Holiday", Majalah SWA, 16 Agustus 1996
• "Globalisasi dan Kemandirian Ekonomi", Simposium Nasional Cendikiawan Indonesia Ke III, Jakarta 28 Agustus 1996
• "Kesiapan Jawa Timur dalam mendukung pembangunan Industri Nasional", Seminar Kajian Industri : Tantangan Internasional dan Respon Industri di Jawa Timur Refreksi dan Prospektif, 2 November 1996
• "Strategi Pembangunan Pasar Dalam Negeri dan Luar Negeri – Usaha Kecil Menengah dan Koperasi" Seminar Yayasan Dana Bakti Astra, Jakarta 12 Maret 1997
• "Kebijakan Harga dan Ketahanan Pangan Nasional", memperingati HUT Bulog, April 1997
• "Pemerintah Versus Pasar", memperingati 70 Tahun, Prof. Widjojo Nitrisastro, Mei 1997
• "Liberalisasi Challenges", Seminar ASEAN/ISI-Keijai Koho Center, Tokyo, 8 Juli 1997
• "Isu Mobnas Dalam Dinamika Kebijakan Industri Nasional : Sebuah Tinjauan Ekonomi Politik", 21 Visi, 1997
• "Tantangan Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Millenium Baru : Mempertahankan Pertumbuhan Dan Meletakkan Fundamental Yang Kokoh", Disampaikan Dalam Orasi Ilmiah Pada Acara Wisuda Lulusan STAN Dan PRODIP Keuangan, Plenary Hall – Jakarta Hilton Convention Center, 2 September 1997.
• "Implikasi Bagi Dunia Bisnis Dari Gejolak Mata Uang", Diskusi BBD, 10 September 1997
• "Economic Profile and Performance of ASEAN Countries" Konfrensi Federation of ASEAN Economic Association, Denpasar – Bali, 24-25 Oktober 1997
• "Indonesia Economic Outlook 1998 (Challenger & Oportunities)" One Day seminar Radison Hotel, 27 November 1997
• "Analisa Krisis Nilai Tukar dan Prospek Perekonomian Indonesia ke Depan", Seminar KBRI Singapura, 4 Desember 1997
• "Small Industry Profiles and Policies", Two Day Seminar USAID-LPEM, Aryaduta Hotel, 17-18 Desember 1997
• "Kesehatan Bank dan Lingkungan Makro Ekonomi", Dialog Bank Umum Nasional, 16 Januari 1998
• "Evaluasi Ekonomi 1997 dan Tantangan Ekonomi 1998", Seminar LIPI, 20 Januari 1998
• "Revisi RAPBN", Gatra, 24 Januari 1998
• "Krisis Ekonomi Indonesia dan Langkah Reformasi", Orasi Ilmiah Universitas Indonesia, Balairung UI, 7 February 1998.
• "APBN 1998/1999 dimasa Resesi dan Dimensi Revisi RAPBN 1998/1999", Diskusi HUT FKP DPR RI, 12 Februari 1998
• Forget CBS, Get Serious About Reform, Indonesia Business, April 1998

Wanita Tertua Di Indonesia Saat Ini

setelah di pandeglang ditemukan nenek Ambu Unah, Pandeglang (143 tahun) tertua di indonesia 1 lagi nenek tertua di indonesia berasal dari sumatera selatan yaitu nenek turinah tang berumur 157 tahun

Nenek Turinah memecahkan rekor sebagai orang tertua di Provinsi Sumatera Selatan.Nenek yang usianya mencapai 157 tahun itu ditemukan di Desa Tanjung Mas,RT 001/01,Kecamatan Buay madang Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Meski usianya sudah melewati satu setengah abad, namun seluruh panca indera nenek Turinah masih berfungsi. Pendengarannya masih normal, hanya saja matanya sudah sedikit rabun. Tubuhnya yang bungkuk dimakan usia juga masih kuat beraktivitas, seperti menyapu, mengupas bawang dan menebas rumput. Nenek Turinah ditemukan tim sensus penduduk dari Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur yang melakukan pendataan ulang penduduk sejak 20 April lalu. Kepala BPS OKU Timur Jhoni Sardjono mengungkapkan, dari pendataan yang dilakukan petugas, diketahui jika ada warga OKU Timur yang usianya 157 tahun. Saat wartawan mendatangi kediaman Turinah, 157, di Desa Tanjung Mas, nenek ini terlihat sibuk dengan kegiatan sehari-harinya mengupas kulit bawangserta memetik sayur untuk kemudian dimasak.

Meskipun usianya sudah lebih dari 100 tahun,namun pendengarannya masih cukup berfungsi. Buktinya ketika Seputar Indonesia mengucapkan salam,Turinah yang berada di dalam rumahnya dengan spontan menjawab ”waalaikum salam”. Didampingi menantunya,Muhammad Kodir, 40,Turnihan menceritakan perjalanan hidupnya.Turinah menuturkan dirinya lahir di Jember tahun 1853. Sebelum menetap di Desa Tanjung Mas, dia mengaku sudah sering berpindah-pindah tempat maupun daerah. ”Saya ikut orangtua yang menjadi peserta transmigrasi ke Sumatera saat masih zaman Belanda,”katanya dengan mengenang masa kecilnya. Saat remaja pada masa penjajahan Belanda,dia juga sempat bekerja di Kebun Teh Gunung Dempo Pagaralam.

Dia berkerja sebegai pemetik daun teh dan berbaur dengan pekerja kebun lainnya.Akibat terus dikejar-keja pasukan Belanda, dia akhirnya pindah ke Banding Agung,Muaradua,OKU Selatan. Kemudian dia juga sempat menetap di Muaraenim hanya sekadar menghindar dari kejaran pasukan Belanda yang setiap saa terus mengancam keselamatanya. “Saat itu Belanda memang tengah berkuasa.Sebagai generasi muda ketika itu saya tidak hanya diam dan ikut ambil bagian dalam mempertahan Indonesia,”katanya.Akibat sering dikejar Belanda,Turinah lalu bergabung dengan pejuang lainnya termasuk dr AK Gani.Kemudian mereka bersembunyi di Banding Agung,Ranau.

Untuk menuju lokasi persembunyian mereka harus berjalan kaki satu hari satu malam.Karena sering berpindah pindah tempat tinggal, Turinah akhirnya bisa menguasai sejumlah adat istiadat daerah di Sumatera Selatan (Sumsel). Selain itu dia juga menguasai sejumlah bahasa, di antaranya bahasa Ogan,bahasa Semende (Muaraenim), bahasa Lahat,Pagaralam. Dia juga bahkan menguasai bahasa Belanda dan Jepang. Meskipun kini usianya sudah tidak muda lagi,namun dirinya tidak bersedia menggantungkan hidup dengan orang lain. Dia masih terus berkativitas meskipun hanya di lingkungan rumah tempatnya berdomisili. ”Saya tidak akan berdiam diri selagi masih bisa berkerja, sebab kalau diam tubuh saya rasanya lemas,”ujarnya.

Turinah juga menceritakan saat Indonesia di jajah Jepang,dirinya aktif di dapur umum membantu sejumlah pejuang yang gerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Meskipun hanya bertugas dibagian dapur tetapi itu membuatnya bangga.Karena bisa menyediakan makanan dan minuman serta konsumsi bagi pejuang yang rela menyerahkan nyawa demi bangsa yang dicintai.Kenangan yang cukup lama itu masih bisa dia kenangan dengan jelas. Meskipun saat ini dirinya hidup dalam kondisi yang sederhana namun tidak membuatnya merasa rendah, bahkan dia selalu berupaya memberikan contoh dan menjadi tauladan bagi keluarga dan warga sekitar tempatnya berdomisili.

Tapi ada yang menjadi penyesalannya, karena takut dituduh terlibat dengan G30S PKI yang terjadi 1965,sejumlah dokumen tentang dirinya dibakar.“Saya tidak bisa memperlihatkan data saat ada petugas yang datang melakukan pendataan bagi veteran, karena semua dokumen saya dibakar,”imbuhnya. Namun hal itu tidak membuatnya menyesal, karena berbuat dan berjuang untuk bangsa dan negara merupakan perbuatan mulia dan dia bersyukur diberi kesempatan berbuat bagi bangsa dan negera.

Fantasi Seksual Wanita

Memiliki fantasi seksual cukup normal. Tak hanya pria, tapi juga wanita. Bahkan, sejumlah pasangan merealisasikannya sebagai bumbu percintaan agar tak monoton.

Dari berbagai fantasi seksual yang pernah singgah di kepala, ada tiga tipe yang paling sering direalisasikan. Berikut tiga tipe itu, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Bergaya lebih nakal
Jika Anda ingin menjadi seorang pelajar atau gadis kantoran yang nakal, pasangan akan merasa lebih tergoda dari biasanya. Bercinta bisa menjadi lebih lama dengan foreplay yang lebih seru. Akan menjadi sangat berbeda jika Anda biasanya tidak terlalu sering menggoda pasangan terlebih dulu. Pasangan bisa menjadi lebih bergairah dibandingkan biasanya.

2. Dominasi wanita
Jangan biarkan pasangan memegang kendali, kali ini giliran Anda yang mendominasi. Anda dapat menahan tangan pasangan agar tetap di belakang, dan memberikan ciuman hangat berkali-kali padanya.

Anda bisa menjadikan scarf atau dasi pasangan sebagai penutup matanya dan berikan dia ciuman serta pijatan sensual. Penutup mata bisa menambah elemen erotis dalam suasana bercinta. Akan makin seru jika Anda memegang kendali hingga akhir aktivitas bercinta.

3. Orang asing
Anda dan pasangan bisa berpura-pura untuk tidak saling mengenal. Saat di kantor Anda bisa berperan sebagai wanita yang baru berkenalan melalui chatting dengan pasangan. Kemudian berjanjian untuk bertemu di tempat yang belum pernah dikunjungi, layaknya kencan buta.

Ide dasarnya adalah bahwa Anda berpura-pura Anda tidak mengenal satu sama lain dan ketika bertemu memiliki daya tarik menarik satu sama lain. Hal ini mungkin tampak sedikit canggung pada awalnya. Tapi dengan cara ini suasana konyol bisa langsung menjadi sangat seru dan seksi dalam waktu singkat sesampainya di rumah atau bahkan di mobil.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites